Uncategorized

Ustadz YM

Apa sih di benak kita kalo disebutin YM??
Pasti sebagian orang bilang YM tu Yahoo Mesenger yah..
Hehe salah besar tu,, lagipula, emangnya ada ustadz di Yahoo mesenger??

Ustadz YM yang bakal dibahas kali ini adalah ustadz Yusuf Mansyur. Ustadz ini dikenal dengan prinsip sedekahnya. Ustadz ini lebih dikenal sebagai ustadz sedekah. Memang sih, ustadz ini tidak dikenal dengan nama ustadz YM. Tapi seorang sahabat terbaik saya (M.Faizal) yang kakaknya adalah aktivis wisata hati jawa timur (Yayasan yang didirikan oleh Ustadz YM) yang menyebutnya dengan sebutan keren itu. Hehe..

Kenangan itu masih berbekas,, masih satu bulan yang lalu..Hari itu hari Ahad,, tepatnya tanggal 22 Februari 2008,, (eh salah 2009 ding,) lebih tepatnya lagi, pukul delapan pagi. DBL arena jalan Ahmad Yani Surabaya tampak berkerumun orang-orang berbaju muslim. Eh,, ternyata si Ustadz YM sedang ada Gawe.. (Ngawur ah,, pengajian kale..). acara pengajian yang diselenggarakan oleh tim wisata hati jawa timur itu memang sangat bergengsi. Gedung yang biasanya digunakan untuk pertandingan basket itu digunakan untuk acara pengajian.. setahu saya.. suatu waktu, saya pernah berkeinginan mengadakan acara pertandingan basket disana,, eh dilalah (baca : ternyata) harga sewa perjamnya sejuta. Hmpfh,, mahal amat. Tapi memang, harga tinggi itu diimbangi oleh kualitas dan kenyamanan ruang yang disediakan. Gedung itu dapat menampung sampai 4500 undangan pada saat itu. Yang dipakai pengajian saat itu hanya baru lantai satu,, belum lantai dua. Ya pantaslah kalo mahal bung..

Dua jam sebelum itu terjadi,, saya masih tidak percaya.. Orang tua saya mengajak saya menghadiri acara pengajian itu.. Hari ahad adalah hari males-malesnya anak kuliahan..
Waktu santai-santainya setelah berhari-hari begadang dengan setumpuk tugas kuliahan. Maklum anak ITS (hehe NArsis bo..). tapi, yang membuat saya tidak percaya adalah.. saya mengiyakan ajakan kedua OrTu saya yang ga henti2nya ngajak ananda-anandanya (Sekilas Info: saya empat bersaudara laki semua) ke jalan kebaikan.. Pada hari itu memang hanya saya yang sedang tidak ada kesibukan. Kedua kakak saya yang masih imut2 (lebih imut saya lah,, lha wong saya adeknya) sudah memiliki planning beraktivitas masing-masing. Sedangkan adek saya.. (saya lupa, waktu itu adek saya koq ga diajak juga). Kesimpulan nya.. hari itu hanya saya dan kedua orang tua saya yang berangkat..

Dengan mengucap Basmallah , kami bertiga mengendarai mobil Xenia krem. Pada hari itu, ada perasaan menyesal di hati saya.. sebagai anak yang baik, seharusnya saya yang mengemudikan mobil tersebut. Sayangnya. Ada beberapa alasan sehingga saya tidak diperbolehkan oleh ummi (baca: Ibu saya) mengemudikan mobil tersebut. Alasan yang pertama adalah, Saya belum punya SIM. Yang kedua adalah, kalo saya nyetir masih ugal-ugalan (bukan saking ngebutnya ugal-ugalan.. tapi ya emang belum mahir sih). Ya sudahlah,, yang terpenting suatu saat saya yang akan mengantarkan mereka berdua kemana saja dengan mobil saya sendiri (hehe. Mimpi nya bagus banged neh.) Amin..

Tanpa Basa-basi lagi,, yuk langsung aja kita bahas inti Ceramah Ustadz YM tu.
Ustadz YM ini bukanlah tipe-tipe ustadz yang suka langsung ngomongin dalil-dalil. Namun, Ustadz YM ini lebih suka untuk menceritakan pengalaman sehari harinya terlebih dahulu untuk memancing pendengarnya. Misalnya, pada saat itu sang Ustadz sedang memiliki keinginan untuk memperbarui mobilnya (baca: beli mobil lagi). Sang ustadz merelakan mobil-mobil lamanya untuk disumbangkan ke jalan Allah. Sang ustadz menceritakan, awalnya memiliki mobil Escudo, lalu ingin punya BMW, lalu mobil escudo itu di ikhlaskan dan disumbangkan kepada teman beliau yang membutuhkan mobil. Hingga pada akhir cerita sang ustadz memiliki keinginan punya mobil Alphard (mobil yang paling mahal saat ini) sampai sekarang. Itulah cara ustadz menyampaikan kepada pendengarnya bahwa jika kita mengikhlaskan harta kita di jalan Allah SWT, maka Allah akan menggantinya dengan ganti atau balasan yang lebih besar. Ustadz YM mengatakan bahwa Allah akan mengganti harta tersebut dari tujuh hingga sepuluh kali lipat. Itupun belum ditambah pahala diakherat. Wew.. Memang sungguh menggiurkan.. Janji Allah itu pasti benar..

Di akhir acara, Ustadz YM menginginkan pembuktian dari para pendengarnya. Pada saat itu, Ustadz YM sedang memiliki proyek pesantren gratis. Hadirin diminta untuk melakukan total action sebagai pengimplementasian (bahasanya kq tinggi banged!?) dari ceramah yang telah didengar hari itu. Ustadz YM menggelar 3 buah surban di depan panggung yang nantinya hadirin dipersilahkan melempar uang mereka. Ustadz YM juga menegaskan, bukan panitia yang datang untuk mengumpulkan uang kepada hadirin, tetapi hadirin yang datang ke depan panggung. Itu sebagai symbol bahwa kitalah yang sebenarnya butuh bersedekah..

Pada waktu itu, Abi (baca : ayah saya) memperlihatkan pada saya bahwa uang di dompetnya adalah tinggal sejumlah X. lalu saya diminta abi untuk mengambil semua uang kertas yang ada di dompetnya dan melemparkan ke depan panggung. Beruntung sekali saya memiliki ayah yang memberi contoh seperti beliau. Tanpa ragu saya ambil uang itu. Saya pun tidak mau kalah. Saya mengambil sejumlah uang didompet saya dan berniat penuh untuk melemparkan uang tersebut. Karena ustadz YM juga pernah bilang, masalah-masalah yang berdatangan silih berganti itu dapat diatasi dengan sedekah pada Allah SWT. Memang gara-gara saya banyak masalah,(lha koq Curhat?) saya pikir, uang yang ada di dompet tidak sebanding apabila Allah memberikan dan menyelesaikan masalah-masalah saya.

Seseorang berjanggut, berpeci, berkaca mata, menggunakan baju koko putih naik ke atas panggung. Sosok sederhana tersebut menggendong anak perempuannya yang dibalut baju dan jilbab merah. Sosok tersebut berjalan menuju ke sebelah Ustadz YM berdiri di atas panggung. Sosok tersebut terlihat membicarakan sesuatu yang serius dengan sang ustadz. Namun sayangnya, Saya tidak dapat mendengar isi pembicaraan keduanya. Pada saat itu saya berdesak-desakan dengan hadirin ke depan panggung

Subhanallah. Spontan hati saya rasanya bergetar Hebat!!.

Setelah saya dengar sebuah pengumuman oleh ustadz YM melalui Mic-nya. Pada intinya Ustadz YM mengatakan bahwa sosok disebelahnya itu telah menyumbangkan Sepeda motor kesayangannya yang ia pakai saat menghadiri acara itu. Memang saya tidak tahu merek sepeda motornya. Tapi yang kita tahu, orang tersebut harus pulang tidak dengan motornya. Padahal, paginya ia berangkat menghadiri acara tersebut dengan sepeda motor itu. Saya kurang tahu apakah bapak yang beranak perempuan itu harus pulang berjalan kaki atau naik bis, atau apalah?…

Subhanallah. Allahuakbar!! Hati saya bergetar lebih hebat lagi!! Air mata saya meleleh pelan. Saya hanya bisa terharu atas keteguhan iman sosok seorang sederhana. Dan kebodohan saya yang belum mampu bersikap dan beriman penuh seperti yang dilakukan sosok tersebut. Padahal saya tahu betul bahwa Allah tidak akan mengingkari janji. Namun. Saya belum menghayati dan mengimplementasikan nya sebagai bukti keimanan seorang hamba terhadap kasih tulus sang pencipta.

Acara itu berakhir sebelum dhuhur. Tepatnya pukul setengah 12. Sepulang nya saya hanya bisa merenung dan merenung. Kedua orang tua saya mengajakku untuk sholat dhuhur berjamaah di masjid dekat sana. Setelah turun dari mobil, saya berjalan didepan mereka. Diam-diam ayah saya tahu jumlah uang yang saya lemparkan dari dompet saya tadi. Ayah saya berbisik-bisik dengan ibu saya di belakang dan meminta ibu saya untuk mengganti uang saya dua kali lipat. (hehe). Tentu saja saya tidak bisa menolak. Saya yakin, ini adalah balasan dari Allah.. hanya berselang setengah jam dari waktu saya mengikhlaskan uang saya. Itupun belum lagi pahala dan tanah kavling yang telah disiapkan oleh Allah di akherat kelak (Yakin banget masuk surga… Ya berharap aja deh.. Boleh koq. Yang penting ga sombong bro..).. Amin.

Semoga Artikel ini tidak ada perasaan riya didalamnya.. semoga Postingan ini bermanfaat bagi pembaca.. Akhir kata.. Mohon maaf apabila ada kesalahan. Karena kesalahan hanya milik saya. Namun, apabila ada ilmu yang dapat diambil, sesungguhnya Ilmu itu hanyalah milik Allah SWT ta’ala.
Akhir kata..

SEDEKAH yuk!!

Advertisements

One thought on “Ustadz YM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s