Uncategorized

Bagaimana Menulis Opini?


Pertama, hendaknya topik yang akan ditulis berkaitan erat dengan masalah aktual.

Kedua, masalah yang ditulis tidak menghasut, mengadu domba, memfitnah, dan sejenisnya.

Ketiga, isi tulisan ada baiknya lebih berupa suatu solusi/jalan keluar atas persoalan yang ada

 

Sistematika Opini

Proses penulisan artikel opini dimulai dengan kalimat¬kalimat pembuka (lead). Isinya merupakan pengantar awal terhadap apa yang dibahas dan disajikan. Lantas dilanjutkan dengan uraian/ulasan yang berisi pemaparan data, pembahasan yang boleh jadi berupa pengungkapan teori, analisis, dan ditutup dengan bagian kesimpulan yang berisikan saran/masukan.

 

Tahap-tahap Penulisan Opini:

Tahap sebelum menulis (pre-writing)

Penulis artikel opini harus mampu mencari pokok persoalan yang akan ditulis, mencari referensi dan sumber rujukan, menulis outline. Contoh outlinesebagai berikut.

Judul artikel: MENYOAL ANGGARAN PENDIDIKAN
Sumber Ide:

  1. Adanya judicial review dari PB PGRI atas pemyataan pemerintah yang sudah melaksanakan keputusan UUD ’45 Pasal 31 ayat (4) dan UU Sisdiknas bahwa anggaran pendidikan minimal 20%.
  2. Pembuktian data kuantitatif anggaran pendidikan dalam APBN 2006 yang sudah disahkan oleh pemerintah (dilihat dari koran/majalah)

lsi:

  1. Berita judicial review dan PB PGRI
  2. Data kuantitatif anggaran pendidikan dalam APBN 2006.
  3. Depdiknas sebagai pengelola anggaran pendidikan.

Kesimpulan:

  1. Agar anggaran pendidikan bisa mencapai 20% maka Depdiknas harus berlaku efisien dan berhemat dalam membuat program
  2. Pengurangan anggaran Polri

Tahap Menulis (writing).

Penulis artikel opini dituntut harus lincah menggunakan idiom-idiom segar, simpel, dan komunikatif Selain itu, hal kelugasan, obyektif, serta keajegan tetap terjaga selama menjalani tahap menulis. Usahakan Anda menulis dengan konsentrasi tinggi, dan tidak memikirkan hal lain yang kiranya bisa mengganggu konsentrasi Anda.

Tahap pasca-menulis.

Penulis artikel opini harus mampu bertindak sebagai penyunting berkaitan dengan keamanan tulisan, pemakaian kalimat, bentukan kata, pemakaian tanda baca, pemilihan kata/diksi, sampai pada pembetulan hal-hal yang salah/keliru dalam ejaan. Selain itu, penggunaan eufemisme juga patut dijadikan perhatian khusus.

 

Tips agar Opini tembus media

  • Pastikan tulisan aktual dan mengandung serta mengundang kontroversi
  • Pastikan bahwa tulisan anda cukup dengan space media tersebut
  • Pastikan tahu pola, karakter dan idiologi opini media
  • Pastikan tulisan belum pernah dimuat di media manapun

Alamat Email Media

No Media Honor
1 JAWA POS NAS. Rp 750.000
2 METROPOLIS JP Rp 450.000
3 KOMPAS NASIONAL Rp 1.000.000
4 KOMPAS JATIM Rp 450.000
5 SURYA Rp 300.000
6 RADAR SBY Rp 50.000
7 SURABAYA POST Rp 150.000
8 SUARA KARYA Rp 200.000

Source:

1. http://writingsdy.wordpress.com/2007/05/11/menulis-opini-bisa-jika-mau/

2. PPT Bapak Umar Shalahudin

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s