Uncategorized

Impian dakwah Jurusan Madani di SI ITS

Bismillahirahmanirahim..

Hari ini ada dua agenda di “schedule task” di Black Berry saya. Pertama, membuka launching gerai saya yang ke 27 jam 9 pagi di daerah Masjid Al-Akbar. Berikutnya, Jam 15.30 saya diminta untuk menjadi pembicara di acara Kajian di kampus dengan tema Prospek pasar dengan alat Transaksi Dinar dan Dirham. Dalam benakku, Cukup berat temanya. Padahal dahulu, ketika masih menjabat sebagai pengurus KISI, tema-tema Karomah (Kajian Rutin @mushola amanah) yang ditentukan adalah tema-tema yang diperuntukkan kepada mahasiswa awam. Tema-tema yang gaul, tidak lepas dari kata-kata gaul. Dahulu, itu menjadi strategi kami dalam memasarkan kajian. Semua itu agar kajian dapat membuat mereka tertarik.

Setelah selesai Membuka launching gerai baru, karena dekat dengan masjid Al-Akbar, aku solat dhuhur di masjid tersebut. Seusai sholat, Swiss Army yang melingkar di tangan menunjukkan pukul 12.30. Sudah sangat lama tidak menapakkan kaki di jurusan ini. Baru sepekan yang lalu sejak kepulangan saya dari Program Magister di Institut nomor satu di jerman. Di mana lagi kalau bukan KIT? Karlsruhe Institute of Technology yang berada di kota Karlsruhe Jerman. Untuk mengobati rasa rindu saya dan mengisi kekosongan waktu, saya ingin berjalan-jalan dahulu beberapa jam mengamati perubahan yang terjadi di jurusan SI pasca aku melanjutkan kuliah S2. Setelah sholat dhuhur di masjid Al-akbar, saya memacu Mobil ke arah Sukolilo.

Tepat jam 13.00 saya tiba. Saya memarkirkan sport car saya di halaman kampus jurusan saya. Saya turun dari mobil. Ada beberapa baliho nampak bertengger di taman di depan Grha ITS. Di antara Baliho dan Spanduk disana, diantaranya ada spanduk yang memberitakan penggiatan proposal PKM dengan logo ristek BEM ITS di sampingnya. Berikutnya ada pelatihan inhouse training ESQ di sebelahnya, Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pelatihan ini untuk mahasiswa baru ITS.

Berikutnya disebelahnya ada yang paling besar dan yang paling mencolok adalah acara LDJ KISI. Di baliho tersebut jelas tertulis, “KISI EXPO ke-7”. Angka “7” di sebelah judul tersebut menunjukkan bahwa KISI EXPO yang akan diselenggarakan adalah yang ke 7 kalinya. Lomba Bisnis Plan dan Bedah Buku yang akan diselenggarakan dalam 3 bulan kedepan. Disana tertulis, menghadirkan bintang Tamu: Ustadz Syafii Antonio pakar Ekonomi Syariah, Aa Gym, serta Penulis Produktif dan Pengusaha Sukses abad ini, dan namaku terpampang disana..

Setelah itu saya membawa diri bernostalgia ke mushola amanah, mushola yang dahulu sewaktu saya masih menjadi mahasiswa, mushola ini yang menjadi saksi bisu agenda-agenda dakwah di jurusan kami. Nampaknya ada yang berubah dari mushola ini, mushola ini ditingkat, sehingga jamaah ikhwan dan jamaah akhwat dapat terpisah dengan baik. Ternyata tidak sampai disitu, mushola ini dilengkapi dengan Air Conditioner dan di tutupi dengan kaca-kaca dan beralaskan karpet yang empuk. Sehingga membuat siapa saja yang berada di mushola ini dapat betah berlama-lama berada di mushola.

Karena tembok mushola ini terbuat dari kaca, dari luar aku menerawang kedalam mushola, Di dalam mushola tersebut Tampak ada beberapa mahasiswa yang nampak serius dengan laptop mungilnya. Dan nampaknya ada belasan mahasiswa yang memegang mushaf kecilnya dan membaca serta menerawang sejenak ke atap. Ya Mungkin sembari menunggu jadwal kuliah berikutnya, pikirku. Tampak pula beberapa mahasiswa yang duduk melingkar sambil memangku mushafnya disana, saling berdiskusi dan tidak sedikit pula ada keceriaan di wajah mereka .

Lalu aku beranjak naik ke lantai dua, untuk bersilaturahim dengan beberapa dosen. Aku naiki satu persatu tangga, sayup-sayup terdengar lagu nasyid opick dari speaker di sepanjang lorong, beberapa saat kemudian aku sampai di lantai dua. Tiba-tiba ada seseorang laki-laki yang sepertinya ku kenal menyapa ku, Oh SubhanALLAH, kajur ku yang dahulu. Namun sungguh Berbeda, tatapannya teduh dan menyejukkan.

“Assalamualaikum mas Faishal Mufied. Bagaimana kabarnya?” beliau menyapaku dengan hangat.

“Waalaikumsalam Alhamdulillah pak, Baik”. Sambil ku gamit tangannya.

“ Ayo ngobrol sejenak ke ruangan saya”. Saya mengiyakan ajakan beliau.

SubhanALLAH, Rupanya masih menjabat hingga saat ini. Panjang lebar obrolanku dengan beliau, mulai dari tentang perkembangan perkuliahan di SI, lulusan-lulusan, sampai kondisi mahasiswa. Beliau juga menceritakan bahwa ia sangat mensupport dakwah di jurusan ini. Beliaulah yang mendanai beberapa kegiatan dakwah di jurusan dan membantu merenovasi pembangunan mushola amanah.

“Saya bangga dengan LDJ KISI ini, ia bisa mandiri, membiayai kegiatannya sendiri dengan usaha-usaha yang mereka miliki sendiri. Kerja mereka juga sangat professional, selain itu LDJ di sini jiwa sosialnya sangat besar, mereka membantu pihak-pihak sekitarnya yang membutuhkan.” Ceritanya dengan bangga. Selain itu, Pengurusnya adalah mahasiswa yang rajin, IP-nya tidak ada yang dibawah 3 dan rajin menyabet juara di perlombaan-perlombaan.

Beliau juga menceritakan bahwa jam kuliah di jurusan ini tidak bertabrakan dengan waktu sholat dhuhur dan ashar. Beliau juga menceritakan bahwa diadakan training kajian bersama, Mahasiswa, dosen dan karyawan di sediakan sebuah kajian di Aula SI setiap hari jumat sore.

“Awalnya memang diwajibkan, namun lambat laun ternyata menjadi sebuah kebutuhan dari tiap-tiap individu. Selalu saja aula SI selalu nampak penuh.” Kisahnya dengan senyum mengembang.

Setengah jam menjelang Ashar, setelah berbincang-bincang, aku undur diri.

——————————.———————————————-

Setelah selesai sholat, saya ingin melihat perubahan-perubahan yang terjadi. Sayapun melengangkan kaki menuju depan sekretariat Himpunan, sayup-sayup terdengar suara tilawah quran. Ketika aku mencoba mengintip ke sekretariat tersebut saya melihat, ada sebuah papan di tembok. Di papan tersebut terlihat beberapa coretan,

“Med Milad ya bro, Moga sukses dunia akherat.”

“Wah, makin berkurang umur, makin nambah deh solehnya.. ^.^d ”

Berikutnya terdengar dari dalam “mari kita tutup rapat ditutup dengan hamdallah dan doa penutup rapat”. SubhanALLAH, batinku, sekarang Himpunan adalah Himpunan yang madani.

Tepat di sebelah nya ada Sekretarian BEM FTIf, lalu sebelahnya lagi ada Sekretariat KISI. Saya Masuk ke sana untuk bersilaturahmi menemui panitia.

“Assalamualaikum Mas Faishal . ” sapa seorang ikhwan padaku, tangannya sambil menjemput tanganku dan mendaratkan pipi kanan nya ke pipi kanan ku lalu mendaratkan pipi kirinya ke pipi kiriku.
“Waalaikumsalam warahmatullah dik, ini dengan siapa ya?.”

“Saya mas, saya Ketua Umum KISI saat ini.”

Tampaknya mereka sedang bersiap-siap untuk sholat berjamaah di bawah. Lalu mereka mengajak saya untuk turun.

“Ayo mas, kita ngobrol-ngobrol sambil jalan.”

Lalu kami turun dan melewati laboratorium pemrograman SI. Tampak dari luar, di lab nampak beberapa mahasiswa di sana tampak sedang mengerjakan tugasnya. Lalu saya menangkap sebuah kejadian yang tidak biasa. Program Shollu muncul dari setiap komputer di lab tersebut. Jelas Terlihat di layar,Tulisannya “5 minutes to ashar”..

Beberapa menit sebelum adzan ashar berkumandang, kami sampai di pelataran mushola. Saya menerawangkan pandangan ke Kantin di sebelah kiri saya. Saya sadari bahwa rombong-rombong dagangan di kantin ini segera “meringkesi” dan mengamankan barang dagangannya. SubhanALLAH. berikutnya dari luar, nampak dari shaff pertama sudah penuh. Bahkan sebelum adzan ashar, shaff pertama sudah dipenuhi oleh jamaah. Setelah saya mengambil wudhu, semua orang di luar masjid ini seperti berlomba-lomba agar tidak ketinggalan sholat berjamaah. Tidak ada yang mau terlewat dari takbiratul ihram sang imam. Setelah selesai berwudhu, saya mengisi shaff yang masih kosong.

”Sawu Shufu fakum, Fa inna tas fia tashufu., Lurus dan rapatkan Shaff.” Tegas sang imam. Rupanya suara ini tidak asing bagiku. SubhanALLAH,, Betapa kagetnya aku, bahwa sang imam yang telah berdiri di depan adalah ketua jurusan ini..

. Ketika Sholat pun suasana begitu khusyuk dan tenang, tidak ada suara obrolan. Yang ada hanya kicauan burung-burung merdu. Disini begitu tenang kawan.. SubhanALLAH, Walhamdulillah, Wa la ila ha ilallah, WaALLAHuakbar..

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” ( QS. An Nashr)

Itulah Impian saya terhadap dakwah jurusan ini..

Insya ALLAH, atas izin ALLAH SWT akan menjadi kenyataan..

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaanyang ada pada diri mereka sendiri.” (Ar-ra’d 11)

Faishal Mufied Al-Anshary

-Kepala Keluarga Kajian Islam Sistem Informasi Periode kepengurusan 2010-2011-

Advertisements

6 thoughts on “Impian dakwah Jurusan Madani di SI ITS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s