Uncategorized

Doa, Munajat dan Sedekah.

Ahad pagi, 22 Juli 2012

Setelah kemarin sore teriak2 ga jelas pas outbond bareng teman2 remaja masjid di rumah. walhasil pagi ini sukses membuat saya ngantuk. Tapi pagi ini jam 7 pagi, bukan waktunya untuk tidur lagi,. karena rutin tiap ahad pagi, orang tuaku mengadakan pengajian keluarga di rumah, ngundang Ustadz dan tetangga-tetangga sebelah buat ikutan juga..

Sambil ngantuk-ngantuk ngaji tajwid dan sharing-sharing dengan ustadz. sampailah pembahasan tentang Doa versus Munajat.. Tahukah bedanya antara doa dan munajat? Ustadznya bilang, “Kalo do’a itu misalnya, “Ya ALLAH, berikan saya uang, berikan saya harta”. tapi kalo munajat itu lebih kayak Curhat colongan)”. Jadi kalo munajat itu misalnya, “Ya ALLAH, Engkau tahu hambamu ini sudah banyak melakukan dosa, punya banyak masalah, kalau bukan kepada Engkau, kepada siapa lagi hambamu ini minta pertolongan.”

“coba nanti waktu itikaf, jangan lupa di awali dengan kalimat tadi, Ya ALLAH, kalo bukan Engkau siapalagi, kalo bukan sekarang, kapan lagi. . InsyaALLAH pelan-pelan bisa nangis itu”

“bener gitu ya mas faishal?”,, ustadznya nanya ke orang yang lagi nunduk

Saya yang masih ngantuk,. mendongakan kepala, terbangun dari tidur terduduk “haha. iya ustadz” pura-pura ngerti.

 Masih pada hari yang sama

Jam 8 pagi saya ada jadwal ikut seminar di graha pena yang diadakan oleh Kotak Amal Indonesia. Seminar yang mengangkat tema Amazing sedekah for bisnis ini mengundang orang besarhebat , yaitu pemilik Kedai Digital dan Kaos Jogist(Jogja Istimewa), Bang Kingkong Saptuari Sugiharto, maap ya bang. abis di bukunya bilang gitu sih.

Jam 8.30 setelah selesai ngaji, ngacir lah saya ke gedung graha pena..

“mas acaranya uda mulai belum?” saya coba sms mas Aferu, Ketua FLP surabaya, panitia acara itu.

“ini pembicaranya uda dateng sal”  mas feru cepet banget bales sms.

Sampai di graha pena jam 9. Materi uda berjalan, saya celingak-celinguk cari bangku kosong (bukan judul film horror). Didepan peserta ada mas-mas badannya gede banget bawa microphone. Dengan lincahnya ia mengoperasikan Iphone, ia menggeser-geser slide dan menceritakan pengalamannya dalam memulai bisnis hingga (insyaALLAH) sukses saat ini..

Saya ini anak yatim, saya punya ibu dirumah bekerja dengan jualan di pasar lempuyangan. pada saat itu, saya minta restu ibu buat kuliah. saat itu tekad saya, saya harus mampu membiayai kuliah saya. alhasil saya pun memutuskan “urat malu” saya. saya jualan beras, ayam, celana gunung dll di kampus, saya tawarin ke temen-temen saya. awalnya memang banyak dapet cacian… tapi dalam hati saya. “ben, timbangane awakmu gae duit wong tuo”(biar, daripada kamu pake uang ortu)..

“saya ini jatuh bangun dalam bisnis, saya mbangun kedai digital dengan uang dari gadai motor butut. Walhasil, pangkalan becak pun saya sulap menjadi kantor. Gempa Jogja tahun 2006 pun meluluh lantakkan kantornya. “mas, mana scanner, komputer belum lunas gini. Tapi saya bisa bangkit lagi sampai sekarang ini..”

Orang yang punya ambisi, berbisnis sebelum lulus ini menambahkan ceritanya, “Saya jalankan bisnis ini dengan melibatkan ALLAH SWT” kata-katanya mantab suatu ketika saya keluar dari kantor,. seseorang dengan mata berbinar datang kepada saya dan bilang, “saya lapar paakk” saya ajaklah dia ke sebuah warung. dan mengajaknya makan (ya iyalahh. .) iapun makan dengan lahap dan minum hingga 2 gelas. jelas ini orang bener-bener lapar.. setelah itu saya kasi uang 200ribu dan setelah saya tinggal.. saya lihat dari kejauhan dia masi ngeliat saya dan mulutnya komat kamit.. saya yakin dia lagi ndoakan saya..tanpa di duga, besoknya saya dapet order mug berjumlah besar untuk ulang tahun Garuda Indonesia..

“Inilah kalo bisnis melibatkan ALLAH”..katanya

“Saya belajar banyak dari ustadz Yusuf mansur.. kalo kita barengi bisnis kita pake sedekah, maka… ” mas saptu nunjukin sebuah grafik..”kalo kita biasa-biasa aja, ya kayak grafik yang ini,” nunjuk sebuah grafik stagnan, yang naiknyapun pelan..”tapi kalo kita pake sedekah, ini grafiknya”, nunjuk sebuah grafik yang fluktuatif turunnya tajem, tapi naiknya lebih signifikan”

“Saya dan temen-temen punya gerakan, namanya sedekah rombongan.. tim kami terjun ke orang-orang yang butuh bantuan..”mas Saptuari ini pun menunjukkan slide yang serem-serem.. ada foto anak kecil yang matanya besar karena kena kanker mata. dan beberapa foto sadis lainnya ..

All over, saya suka banget quotenya dia yang satu ini

Jadi Entrepreneur itu ga perlu Gelar Sarjana, Cukup Gelar Dagangan aja”

dan ditambahi juga, kalo lagi kepepet, cukup gelar sajadah

NB: gelar sajadahnya bukan pas lagi kepepet doang lho yaa..

Seseorang sekelas Sandiaga uno suatu ketika sedang mengadakan pertemuan mengundang tamu asing dari berbagai negara. nah ketika acara mau dimulai. eh ternyata doi hilang. . Setelah dicari-cari, ternyata do’i lagi Sholat dhuha di mushola.. SubhanALLAH.. like this abiss

sesipun berakhir………..

di sesi terakhir, petinggi kotak amal surabaya pun menghandle acara.. sepertinya saya kenal sosok itu, sebut saja namanya mas veru.. Kenapa disebut petinggi, karena dalam kalimat denotatif pun Do’i tinggi banget. saking tingginya, saya jadi malu kalo foto berdua sama mas Veru.. ngobrol aja saya kudu ndangak.. Mas yang tinggi ini pun bilang, Sekarang kita mau mengoperasi anak yang bibir nya sumbing.. kira-kira butuh biaya operasi sebesar 2juta. Dia butuh bantuan dari hadirin semua. Silahkan bagi yang berminat membantu, kumpulin uang dilantai ini.

Hadirin pun berduyun-duyun kedepan sambil melempar beberapa uang kertas merah, hijau dan biru.. Saya pun bertekad mengosongkan dompet saya.. Bismillah,. Ya ALLAH, saya yakin Engkau bakal menjamin hambamu ini..

ok bismillah,.

Ga saya sangka mas veru yang tinggi inipun sesenggukan di depan audiens.. Hanya kalimat-kalimat “Ya ALLAH, SubhanALLAH” yang keluar dari bibirnya sambil sesenggukan sambil liat hadirin yang berduyun-duyun melempar uang kertas ke lantai. Mas Saptu mengambil microphone dari mas Veru..  “Baik, hadirin sekalian sudah mengorbankan uang. sekarang silahkan berdoa, ucapkan hajat hidup maupun masalah hadirin”

Saya pun menunduk… ingatan-ingatan masalah dan hajat saya berkelebatan di memori saya.. Tugas akhir saya yang harus di perpanjang sampai bulan agustus.. Keinginan menikah saya dan keinginan saya punya penghasilan..  Ketidak pastian studi abroad saya..dan saya tutup dengan kalimat.,

“Ya ALLAH, kalau bukan kepada Engkau hamba minta pertolongan, lalu kepada siapa lagi”

air mata pelan mengalir hangat di pipi.. Ya ALLAH saya pun sesenggukan saat itu…”ternyata benar kata ustadz di rumah tadi..”

——————————————————————————————————————

Hari pertama saya ga punya uang sepeserpun di dompet

Saya pernah jadi reseller buku, tapi stok bukunya udah habuiss.. Waktu itu saya buka puasa (Para pencari takjil) di masjid deket kampus, Ada temen yang ngebet pengen bukunya.. saya uda jelasin kalo bukunya sudah habis.. “yaudah itu ada buku saya yang uda dibuka dan sudah saya baca, gapapa nih dibeli?”

“ok mas.. gapapa”

“40ribu yaa?”

“wadhuh mas 30 ribu aja yaa”

inget duit di dompet ga ada “yawdah lah gapapa” T.T

alhamdulillah.. bisa menyambung hidup beberapa hari..

uang segitu cukup buat beli sahur dan bensin..

—————————————————————————————————

Hari ketika uang 30ribu itupun habis. (tepatnya kemarin rabu 25 Juli)

ya ALLAH, duitku udah abis. bensin motor ku udah menunjuk ke lambang E yang artinya Entek.. Untunglah ga sampe di simbol ER (mana ada) yang artinya Entek Resik (Habis-bis-bis). Saya pun bilang dalam hati.. ya ALLAH saya yakin engkau bakal menjamin saya… Dan pada saat itu sorenya saya mendapat ganti dari ALLAH SWT sebanyak 20 kali lipat dari nilai yang disedekahkan…

ALLAHUAKBAR.. maha besar ALLAH… Allah tidak pernah menyalahi janjiNya…

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al Baqarah:261

26 Juli 2012

hayo yang mana pembicaranya?
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s