Uncategorized

Tali Ikat

Coba bayangkan, seekor anjing dengan kekang yang dikalungkan ke lehernya. Talinya sepanjang 1 meter. Lalu bandingkan dengan anjing yang tali kekangnya sepanjang 1 kilometer. Mana anjing yang akan lebih tersiksa?

Kalau kita kira yang lebih tersiksa yang talinya hanya satu meter. Maka cobalah pikirkan, anjing dengan tali kekang satu kilometer ini berlari kencang menjauhi talinya. Saat berlari mencapai kecepatan tinggi, talinya sudah habis dan akhirnya. Yap. Anjing tersebut akan mati tercekik dengan terkaget.

Kita sering melihat di kehidupan ini bahwa begitu banyak manusia yang dzalim yang sepertinya hidupnya baik-baik saja dan bahkan justru kehidupanya tampak Sukses. Namun, diakhirnya, akan sama nasibnya dengan anjing bertali kekang satu kilometer. Agar apa? Ada dua hal: memberikan waktu untuk bertaubat atau Allah menangguhkan siksanya dan menyiapkan siksa yang lebih pedih.

“Maka tatkala mereka melupakan (mengabaikan) peringatan (agama) yang disampaikan kepada mereka, Kami (Allah) bukakan segala pintu untuk mereka, sampai mereka gembira dengan apa yang diberi itu, baru Kami melakukan siksaan kepada mereka dengan sekonyong-konyong, maka saat itu mereka berputus asa (panik).” (QS. Al-An’am VI: 44).

Semoga kita terlindungi dari sifat dzalim dan mendzalimi.

Bandung
23 Juni 2015

Advertisements

4 thoughts on “Tali Ikat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s